Dishub Toba Dorong Organda “Bangun dari Mati Suri” Demi Tertibkan Angkot Berpelat Pribadi

top-news
  • D E
  • 04 Nov, 2025

BALIGE – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Toba, Sikkat Sitompul, menilai Organisasi Angkutan Darat (Organda) di wilayahnya perlu segera diaktifkan kembali. Ia menyebut Organda Toba saat ini dalam kondisi “mati suri” dan kehilangan peran penting dalam mengatur transportasi darat di daerah tersebut.

Menurut Sikkat, salah satu alasan reaktivasi Organda perlu dilakukan adalah karena masih banyak angkutan kota (angkot) di Toba yang beroperasi menggunakan pelat putih, padahal seharusnya pelat kuning sesuai ketentuan kendaraan umum.

“Salah satu dampak dari penggunaan pelat putih untuk angkutan penumpang adalah sulitnya mendapatkan klaim Jasa Raharja jika terjadi kecelakaan,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, sosialisasi agar para pengemudi bergabung dengan Organda sudah berulang kali dilakukan, namun belum mendapat respons maksimal. Di sisi lain, pengurus Organda Toba disebut masih menghadapi kendala pendanaan dan membutuhkan dukungan investor untuk menambah armada resmi.

“Kalau penindakan tegas dilakukan sekarang, transportasi di Toba bisa lumpuh. Penumpang, terutama pelajar, akan kesulitan bepergian,” jelasnya.

Meski begitu, Dishub Toba tetap berkomitmen menertibkan penggunaan pelat putih secara bertahap. Mereka berencana melakukan razia gabungan secara berkesinambungan untuk menekan jumlah kendaraan yang tidak sesuai aturan.

Namun, Sikkat mengakui pelaksanaan razia rutin membutuhkan biaya besar, sementara saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

“Dengan keterbatasan dana, kecil kemungkinan razia bisa dilakukan rutin. Tapi kami tetap berupaya menertibkan semampunya,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *